Skip to content
Primary Menu
  • Beranda
  • Pengumuman
  • Kabar
    • Utama
      • Breaking News
      • Advertorial
      • Wilayah
        • Kaltara (Kalimantan Utara)
          • Bulungan
          • Tarakan
          • Nunukan
          • Malinau
          • Tana Tidung
        • Kaltim (Kalimantan Timur)
        • IKN (Ibu Kota Nusantara)
        • Nasional
        • Mancanegara
    • Berita
      • Politik
      • Ekonomi
      • Headline
      • Hukum
      • Kriminal
      • Acara
    • Eksternal
      • Budaya
      • Konspirasi
      • Wisata
      • Sejarah
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Teknologi
      • Pendidikan
      • Otomotif
      • Musik
      • Opini
      • Religi
  • Sosial
    • Prestasi
    • Politikus
    • Pengusaha
    • Penulis
    • Musisi
    • Influencer
  • Fokus
    • Komunitas
    • UMKM
    • Loker (Lowongan Kerja)
  • Home
  • 2025
  • Desember
  • 18
  • Setelah 3 Tiga Tahun Korban Salah Tembak Kembali Masuk RS di Tarakan
  • Kalimantan Utara

Setelah 3 Tiga Tahun Korban Salah Tembak Kembali Masuk RS di Tarakan

rilisan 18 Desember 2025
WhatsApp-Image-2025-12-18-at-19.02.55-750x375

Tiga tahun setelah insiden salah tembak, Hasnah kembali harus menjalani perawatan di RSUD dr Jusuf SK Tarakan. Kondisinya belum pulih sepenuhnya sejak peristiwa penembakan pada September 2022. Beban ekonomi keluarga ikut memburuk karena keduanya tak lagi bekerja.

satu paragraf pertama (post type) 051209
Iklan Bersponsor : Pertamina (051209)

Hasnah, warga RT 21 Perumahan PNS Blok C, Kelurahan Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, kembali terbaring di RSUD dr Jusuf SK Tarakan, Kamis (18/12/25). Ia mengaku masih keluar-masuk rumah sakit sejak kejadian penembakan yang menimpanya pada 27 September 2022.

“Sejak kejadian tiga tahun yang lalu sampai hari ini, saya masih keluar masuk rumah sakit karena belum sembuh total akibat tembakan yang kami alami pada bahu tembus ke paru-paru dari bahu ke pinggang,” ujar Hasnah. Kondisi tersebut membuatnya tak lagi mampu bekerja seperti sebelumnya. Situasi keluarga kian berat karena suaminya, Alvin, juga kehilangan pekerjaan.

“Sejak kena tembak salah sasaran tiga tahun yang lalu oleh oknum Polisi A, kami hanya bisa terbaring di rumah dan tidak bisa lagi bekerja menafkahi anak-anak saya. Suami saya juga dikeluarkan dari tempat bekerja,” kata Hasnah.

Ia menyebut, pada awal kejadian oknum polisi berinisial A sempat memberikan kompensasi sebesar Rp20 juta. Namun dana tersebut habis untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Hasnah mengaku kecewa karena meski ada kesepakatan pengobatan akan ditanggung, biaya perawatan tetap ia bayar melalui BPJS Mandiri miliknya.

“Harapan saya agar kami dapat sembuh kembali dan oknum tetap harus tanggung jawab mulai pengobatan sampai biaya hidup sehari-hari,” ucapnya.

Tengah Postingan (post type) 401306
Iklan Bersponsor : Garuda Indonesia (401306)

Alvin membenarkan adanya kesepakatan bahwa seluruh biaya pengobatan istrinya ditanggung oleh pihak pelaku hingga pulih sepenuhnya. Namun, komunikasi disebut terputus. “Kami sudah sepakati bahwa seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh pihak pelaku A sampai istri saya sembuh dan pulih seratus persen. Tapi kenyataannya sampai hari ini tidak ada lagi komunikasi,” tegas Alvin.

Ia juga menyesalkan diterbitkannya surat keterangan sembuh atas nama istrinya tanpa sepengetahuan keluarga. “Saya juga menyesalkan kepada oknum pelaku, kenapa sampai mengeluarkan surat keterangan sembuh kepada istri saya tanpa sepengetahuan keluarga kami,” katanya.

Keluarga korban, H. Dahlan, menyatakan keprihatinan atas kondisi Hasnah dan keluarganya. Ia berharap oknum pelaku tetap bertanggung jawab dan mendorong penyelesaian secara kekeluargaan. “Kita prihatin melihat keadaan keluarga mereka. Untuk kehidupan sehari-harinya saja mereka susah, ditambah lagi dengan biaya keluar-masuk rumah sakit,” ujarnya.

Ia berharap ada itikad baik untuk membantu pemulihan korban. “Mohon dengan besar hati untuk memberikan biaya hidup sampai pulih dan sembuh,” kata H. Dahlan.

akhir postingan (post type) 573907
Iklan Bersponsor : Carvil (573907)

Laporan Abdul Rahman

Anda akan otomatis menuju ke halaman Bonus Area setelah menyalin Kode Traffic di bawah ini

2RU9N6

...mencoba mengarahkan Anda ke halaman Bonus Area

Tags: RSUD dr Jusuf SK

Post navigation

Previous: FKPT Kaltara Gelar Vaksinasi Ideologi : Cegah Radikalisme di Kalangan Pelajar Tana Tidung
Next: Mereka yang Disebut Kaum Intelektuil?

Kabar Terkait

copyBappenas_Indonesia-Emas-2045-56
  • NYALA
  • Kalimantan Utara

Indonesia Emas 2045: Tantangan Ekonomi, Pendidikan, dan Sosial

BangFik 14 Januari 2026
IMG_4935
  • Pendidikan
  • Kalimantan Utara

Sekprov Kaltara H. Denny Harianto Ajak Pelajar SMAN 1 Tanjung Selor Bangun Karakter Sejak Dini

rilisan 12 Januari 2026
WhatsApp-Image-2026-01-02-at-103330-1965500248
  • Kalimantan Utara

Taat Bayar Pajak, Dua Warga Kaltara Ini Terima Hadiah Motor

radartarakan.jawapos.com 4 Januari 2026
atas sidebar pencarian populer (post type) 422608
Iklan Bersponsor : ASUS (422608)

Pencarian Populer

  • ghost
  • SMANSA
  • HMI
  • adyansa
  • fitri zulkarnain
Rilisan © 2026 | MoreNews by AF themes.
Beranda Transaksi Bonus Explore Profil