Muhammad Penza Rizky, seorang pemegang Rekor MURI 2022 dan aktivis sosial di Duta Peduli Sampah Samarinda yang meniti karir di dunia Event Organizer mengalami peristiwa mengharukan di Samarinda.
Setelah mengunggah konten carousel di Instagram pribadinya 5 hari lalu (29 Mei 2026) tentang pencarian Ibu Kandung yang disapa “Wanita Cantik” itu, menuai interaksi +2rb like dan 300+ lebih untuk masing-masing komentar, repost dan berabgi. Akhirnya pada tanggal 2 Juni 2026 Penza dan Ibunya dipertemukan oleh “magic” Netizen.
10 Tahun sebagai “Perantau” di Tanah kelahirannya, Samarinda
Dalam unggahannya, Penza membuka cerita dengan pulang ke tanah kelahirannya, Samarinda, dengan status sebagai “perantau”. Namun, ia tidak sedang merantau untuk mencari materi; ia sedang menjejaki masa lalu yang terputus selama ia hidup, 27 tahun. Lahir di Samarinda dan tumbuh besar di Tanjung Selor, ia membawa satu misi besar: menemukan “wanita cantik itu”, Ibu kandungnya.
Petunjuk pertama, Namanya adalah “Wulan”
Selama sepuluh tahun, Penza mengkhatamkan seluk beluk Samarinda: Menjelajahi luas wilayah 783 km persegi. Menyusuri 10 kecamatan dan 59 kelurahan. Mendatangi 1.998 Rukun Tetangga (RT). Bahkan, sudah coba lewat jalur “Jengrinda”, program kemasyarakatan dan sosialisasi dengan ibu-ibu PKK se-Samarinda sambil mencari nama “Wulan” di tiap pertemuan namun nihil. Sebelumnya, ada petunjuk yang dikumpulkan, seperti jejak foto keluarga dan “pembelian rumah di daerah Sempaja” (yang belakangan diketahui Sempaja Lestari) dan sebagian data yang digunakan untuk pencarian melalui Disdukcapil pada 2019 dengan hasil yang sama, nihil. Ada juga serpihan informasi lain, yaitu seorang perempuan bersuku Bone, yang menimbulkan pertanyaan; “Apa mungkin sudah pindah tempat tinggal ke pulau Sulawesi?”
Sedikit Tentang Keluarga Angkat Penza
Tahun 2020 Penza berdoa untuk merasakan hangatnya keluarga cemara, dan pada akhir tahun “terkabulkan” saat liburan bersama keluarga mamah angkat yang pada 2021 untuk pertama kalinya Penza punya “Foto Keluarga” bersama keluarga angkatnya. Ditengah momen itu, Penza masih dalam petualanagan pencarian Ibu Kandungnya. Penza juga mengunggah foto Kartu Keluarga (KK) yang menyematkan namanya sebagai anak pertama dari “Keluarga Angkat” -yang bahkan tidak pernah tinggal satu rumah, dengan julukan “anak orang” -atau paling tidak “anak si Wulan”. Tapi bagaimanapun, -dalam pendambaan pelukan orang tua yang melahirkannya, Penza menyayangi keluraga angkat ini.
Titik Balik: Saat “Magic” Itu Terjadi
Penza menutup unggahan pencariannya dengan; “Instagram, Tiktok, people Please do your magic” yang kita semua tau, keajaiban memang sering terjadi dengan mengucapkan “mantra” itu di jagad maya.
Lewat percakapan grup media sosial, seorang informan (“Helper”) menghubungi Penza dan mengonfirmasi pencarian lewat foto yang pernah ia dibagikan. Informasi lain menyusul, sang ibu ternyata tinggal di M. Yamin, sempat tinggal di Santan (Kukar, Kaltim) -dan selama ini ternyata juga terus menangis dalam doa, berharap bisa bertemu kembali dengan Penza, putranya.
Ibu Hasna, keluarga sang Ibu menjadi penghubung langsung dengan Penza sebelum akhirnya Penza dan Ibunya berbicara secara langsung untuk bertemu. Dokumentasi pertemuan antara Penza dan Ibunya diunggah pada 2 Juni 2026 di akun Instagram Penza dengan caption penuh syukur dan terima kasih kepada warga dan semua yang terlibat, khususnya kepada sang Ibu yang tetap sehat dan kepada adik laki-laki -terpaut 8 tahun yang disebutnya “bonus”. Penza juga sempat memberikan testimoni; “Your magic is REAL 1000%” dan terima kasihnya kepada admin sosial media Instagram “Kabar Samarinda” yang sangat membantu.
Lihat versi konten Reels Instagram tentang ini. Tulisan ini ditulis oleh Fikri Zulfaqar, teman semasa sekolah Penza.
DAPAT BONUS senilai Rp 1.000 - Rp 10.000
setelah baca postingan di atas
dengan menyalin Kode Traffic di bawah ini
27VD1U
...sedang mengarahkan Anda ke halaman Bonus Area