Skip to content
Primary Menu
  • Beranda
  • Pengumuman
  • Kabar
    • Utama
      • Breaking News
      • Advertorial
      • Wilayah
        • Kaltara (Kalimantan Utara)
          • Bulungan
          • Tarakan
          • Nunukan
          • Malinau
          • Tana Tidung
        • Kaltim (Kalimantan Timur)
        • IKN (Ibu Kota Nusantara)
        • Nasional
        • Mancanegara
    • Berita
      • Politik
      • Ekonomi
      • Headline
      • Hukum
      • Kriminal
      • Acara
    • Eksternal
      • Budaya
      • Konspirasi
      • Wisata
      • Sejarah
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Teknologi
      • Pendidikan
      • Otomotif
      • Musik
      • Opini
      • Religi
  • Sosial
    • Prestasi
    • Politikus
    • Pengusaha
    • Penulis
    • Musisi
    • Influencer
  • Fokus
    • Komunitas
    • UMKM
    • Loker (Lowongan Kerja)
  • Home
  • 2026
  • Januari
  • 21
  • Ketua PKC PMII Kaltara Warning Dadan Hindayana: “Program Makan Bergizi Jangan Jadi Makanan Beracun!”
  • Mahasiswa
  • Kalimantan Utara

Ketua PKC PMII Kaltara Warning Dadan Hindayana: “Program Makan Bergizi Jangan Jadi Makanan Beracun!”

rilisan.id 21 Januari 2026
Ketua PKC PMII Kaltara Warning Dadan Hindayana

Kedatangan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, ke Kalimantan Utara (Kaltara) memantik reaksi keras dari aktivis mahasiswa. Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kaltara, Muh. Nur Arisan, mengingatkan dengan tegas agar kunjungan pimpinan tertinggi BGN tersebut tidak hanya terjebak dalam agenda seremonial belaka.

satu paragraf pertama (post type) 051209
Iklan Bersponsor : Pertamina (051209)

​Sorotan utama yang dibawa PMII Kaltara adalah mengenai jaminan keamanan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Belajar dari beberapa kasus keracunan makanan yang terjadi baru-baru ini di berbagai wilayah, Nur Arisan menekankan bahwa Dadan Hindayana beserta jajarannya harus memberikan atensi ekstra pada aspek higienitas dan standarisasi dapur umum di wilayah Kaltara.

​”Selamat datang Pak Dadan Hindayana di Kaltara. Namun kami tegaskan, kehadiran Anda jangan sampai hanya sekadar seremonial potong pita atau foto bersama. Ada masalah nyata yang harus diantisipasi. Jangan sampai program yang diklaim sebagai ‘Makan Bergizi’ justru berakhir menjadi ‘Makanan Beracun’ bagi adik-adik kami di sekolah,” ujar Muh. Nur Arisan dalam keterangannya, Rabu (21/01).

​Menurut Arisan, kasus keracunan yang muncul belakangan ini telah menciptakan kekhawatiran di tengah masyarakat. Ia mendesak Kepala BGN untuk melakukan pengawasan ketat terhadap vendor penyedia makanan dan memastikan rantai distribusi di Kaltara aman dari risiko kontaminasi, mengingat tantangan geografis daerah yang cukup berat.

Tengah Postingan (post type) 401306
Iklan Bersponsor : Garuda Indonesia (401306)

​”Kami tidak ingin program ini menjadi polemik baru di masyarakat Kaltara. Jika sistem pengawasan di bawah komando Pak Dadan lemah, maka kesehatan anak-anak kita yang menjadi taruhannya. BGN harus punya SOP yang jelas dan berani menindak tegas pihak manapun yang lalai dalam menjaga standar gizi dan keamanan pangan,” tambahnya.

​PKC PMII Kaltara menyatakan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam mengawal program ini. Nur Arisan berharap kedatangan Dadan Hindayana membawa kebijakan konkret yang aplikatif untuk daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), bukan sekadar janji manis di atas meja.

akhir postingan (post type) 573907
Iklan Bersponsor : Carvil (573907)

​”Jangan biarkan polemik keracunan makanan ini menghantui masyarakat. Pastikan makanan yang diberikan benar-benar sehat, bersih, dan bergizi. Kami akan kawal kebijakan BGN ini sampai ke tingkat bawah,” tutup Arisan.

DAPAT BONUS senilai Rp 1.000 - Rp 10.000
setelah baca postingan di atas
dengan menyalin Kode Traffic di bawah ini

V09XJP

...sedang mengarahkan Anda ke halaman Bonus Area

Tags: Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia PMII

Post navigation

Previous: SMSI Kaltara Nilai Kerja Sama Media Tak Bisa Disamakan dengan Markup
Next: Forum Mahasiswa Demokrasi; “beasiswa tidak transparan!”

Kabar Terkait

WhatsApp Image 2026-03-18 at 14.57.43
  • NYALA
  • Kalimantan Utara
  • Mahasiswa

PMII Nunukan Menggugat: “Trinitas” Kegagalan Infrastruktur Air, Dari Proyek Mangkrak Hingga Dugaan Korupsi Berjamaah

rilisan.id 18 Maret 2026
WhatsApp Image 2026-03-13 at 20.04.23
  • Religi
  • Kalimantan Utara

Ramadhan Penuh Kebersamaan, GP Ansor Kaltara dan Polda Pererat Sinergi Lewat Bukber

rilisan.id 13 Maret 2026
69abd4e8614e4
  • Kalimantan Utara

Banjir di 5 Desa, Nunukan Siaga Bencana Jelang Mudik Lebaran 2026

rilisan.id 8 Maret 2026
atas sidebar pencarian populer (post type) 422608
Iklan Bersponsor : ASUS (422608)

Pencarian Populer

  • bonus traffic
  • Ghost
  • traffic
  • kalkulator
  • panel
Rilisan © 2026 | MoreNews by AF themes.
Beranda Transaksi Bonus Explore Profil