
Tanjung Selor, 16 Mei 2025 – Sukmawati S.H., M.H., resmi menjadi satu-satunya kandidat Ketua PKC Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (KOPRI) Kalimantan Utara (Kaltara) untuk periode 2025. Penetapan ini disahkan setelah ia memenuhi syarat rekomendasi dari dua cabang PMII Kaltara, yakni Cabang Tarakan dan Cabang Nunukan, sesuai aturan Badan Pelaksana Konferensi Koordinator Cabang (Konkoorcab) PMII Kaltara.
Konkoorcab PKC PMII Kaltara, yang digelar di Tanjung Selor, menetapkan calon ketua wajib mendapat rekomendasi cabang PMII Kabupaten/Kota. Dari tiga cabang PMII Kaltara (Tarakan, Bulungan, Nunukan), Sukmawati berhasil meraih dukungan dari Cabang Tarakan (asalnya) dan Nunukan selama masa pendaftaran bakal calon (7-14 Mei 2025). Sementara Cabang Bulungan tidak mengajukan rekomendasi untuk kandidat lain.
Sukmawati, mantan Sekretaris PKC KOPRI Kaltara, dikenal sebagai aktivis dengan rekam jejak solid di organisasi. Perempuan berlatarbelakang S2 Hukum ini aktif mengadvokasi isu keperempuanan melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH). Kemampuannya dalam manajemen waktu yang baik dan loyalitas tinggi terhadap PMII menjadi nilai tambah yang diyakini mampu membawa dinamika baru bagi PKC KOPRI Kaltara.
Konferensi PKC KOPRI Kaltara direncanakan digelar akhir Mei 2025 mendatang, menyusul berakhirnya masa jabatan Ketua PKC KOPRI saat ini, Lisa Trisnawati. Ketua Badan Pelaksana Konferensi, Murdiono, menegaskan, “Proses seleksi berjalan sesuai aturan. Sukmawati memenuhi semua syarat administratif dan dukungan cabang.”
Dominasi Sukmawati sebagai calon tunggal mencerminkan konsolidasi kuat di tubuh PMII Kaltara. Namun, absennya rekomendasi dari Cabang Bulungan memantik pertanyaan tentang partisipasi cabang tersebut.
Jika terpilih, Sukmawati diharapkan memperkuat sinergi antar-cabang PMII Kaltara serta fokus pada program pemberdayaan perempuan. Tanpa pesaing, konferensi ini diprediksi berlangsung lancar. (js)