
Tarakan – Universitas Borneo Tarakan (UBT) menggelar program pengabdian kepada masyarakat bertema “Penguatan Kompetensi Kewirausahaan Masyarakat Pesisir melalui Inovasi Produk Keripik Rumput Laut” di kawasan Pantai Amal, Kota Tarakan. Kegiatan ini mendapatkan dukungan dari Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA) di bawah Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek.
Tim pelaksana terdiri dari dosen dan mahasiswa UBT, yaitu Nizhamuddin AB, S.E., M.M., Dr. Nia Kurniasih Suryana, SP., M.P., dan Sudarto, S.E., M.M., yang berkolaborasi dengan mahasiswa serta melibatkan Mitra Usaha Wanita Pantai Amal sebagai peserta utama.
Program ini memanfaatkan potensi lokal berupa rumput laut yang melimpah di pesisir Tarakan untuk diolah menjadi produk bernilai tambah, salah satunya keripik rumput laut yang berdaya saing di pasar. Masyarakat, terutama perempuan pelaku UMKM, mendapatkan pembekalan keterampilan mulai dari proses pengolahan, pengemasan menarik, strategi pemasaran digital, hingga dasar manajemen usaha.
Ketua tim pelaksana, Nizhamuddin AB, S.E., M.M., menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kapasitas wirausaha masyarakat pesisir agar tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi mampu menghasilkan produk olahan yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi lebih tinggi. Hal senada disampaikan Dr. Nia Kurniasih Suryana, SP., M.P., yang menekankan bahwa program ini merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat ketahanan ekonomi lokal. “Kemandirian perempuan pesisir dalam berwirausaha menjadi kunci penting peningkatan kesejahteraan keluarga dan komunitas,” ujarnya.
Sementara itu, Sudarto, S.E., M.M., menambahkan pentingnya keberlanjutan kegiatan melalui sinergi antara akademisi, masyarakat, dan pemerintah daerah. “Kami berharap inisiatif ini tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem usaha kecil berbasis potensi lokal,” ungkapnya.
Mitra Usaha Wanita Pantai Amal menyambut baik program ini karena memberikan wawasan baru tentang cara mengolah rumput laut menjadi produk siap jual yang menarik dan lebih menguntungkan. Kegiatan ini menjadi implementasi nyata Tridharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendukung misi Kemdiktisaintek dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan, riset, dan inovasi. (aa/fz).